Minggu, 06 April 2014

Tradisi Perang Api Penolak Bala di Lombok

ibuan umat Hindu memadati jalan protokol di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Senin petang. Mereka mengikuti ritual perang bobok atau perang api.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Petang SCTV, Senin (31/3/2014), ikatan daun kelapa kemudian disulut api hingga menyala dan menjadi bara.

Biasanya perang berlangsung selama 10-15 menit, hingga bara api padam. Penyelenggara akan memisahkan ke-2 kelompok dengan pluit, pertanda peperangan usai.

Tidak ada dendam dalam tradisi ini, melainkan untuk memupuk kebersamaan karena tradisi sudah ada sejak zaman kerajaan Hindu di Lombok beberapa abad lalu.

Tradisi perang bobok hanya digelar setahun sekali untuk menyambut tahun baru saka oleh umat Hindu di - See more at: http://news.liputan6.com/read/2030475/video-tradisi-perang-api-penolak-bala-di-lombok#sthash.l6MeQM8C.dpuf
ibuan umat Hindu memadati jalan protokol di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Senin petang. Mereka mengikuti ritual perang bobok atau perang api.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Petang SCTV, Senin (31/3/2014), ikatan daun kelapa kemudian disulut api hingga menyala dan menjadi bara.

Biasanya perang berlangsung selama 10-15 menit, hingga bara api padam. Penyelenggara akan memisahkan ke-2 kelompok dengan pluit, pertanda peperangan usai.

Tidak ada dendam dalam tradisi ini, melainkan untuk memupuk kebersamaan karena tradisi sudah ada sejak zaman kerajaan Hindu di Lombok beberapa abad lalu.

Tradisi perang bobok hanya digelar setahun sekali untuk menyambut tahun baru saka oleh umat Hindu di - See more at: http://news.liputan6.com/read/2030475/video-tradisi-perang-api-penolak-bala-di-lombok#sthash.l6MeQM8C.dpuf

0 komentar:

Posting Komentar

Sull Anwar. Diberdayakan oleh Blogger.